Laporan Studi Kelayakan (Feasibility Study)

Potensi Produk dari Teknologi Java Card yang Dikembangkan Tim Internal

Disusun untuk [Nama Perusahaan Klien]
Disusun oleh [Nama Anda]
Versi 1.0 (Draft)
Tanggal [22 November 2026]
Klasifikasi Rahasia
Dokumen terkait Laporan 1: FS Potensi Produk Berbasis Java Card (Umum)

Catatan: Detail teknologi tim di dokumen ini masih berupa skenario ilustrasi dan harus diganti dengan informasi dari pemaparan tim teknis. Fakta pendukung diberi nomor sumber (catatan kaki); angka tanpa sumber adalah asumsi dan diberi keterangan Dasar:. Data pasar, regulasi, dan register asumsi lengkap ada di Laporan 1.


Ringkasan Eksekutif

Pertanyaan. Apakah teknologi Java Card buatan tim internal [nama tim/divisi] layak dijual sebagai produk? Laporan ini menjawab berdasarkan pemaparan tim pada [tanggal], dokumen teknis, dan hasil Laporan 1.

Temuan utama:

  1. Teknologi sudah jalan di kartu uji. Tim membuat applet identitas dan tanda tangan digital di atas Java Card 3.0.4, plus portal web untuk mengelola kartu. Tingkat kesiapan: TRL 5 dari 9.
  2. Produk paling cocok: kartu identitas dan akses korporat (P1). Kartu tanda tangan elektronik (P8) juga cocok. Token FIDO2 (P2) kurang cocok karena protokol FIDO2 belum dibuat.
  3. Empat celah harus ditutup: uji keamanan pihak ketiga, integrasi dengan pembaca pintu komersial, dokumentasi produksi, dan mitra pasokan chip.
  4. Waktu dan biaya: sekitar 6 sampai 9 bulan dan Rp 650 juta tambahan sampai produk siap jual.
  5. Margin tipis. Jika harga turun 20% atau volume turun 30%, NPV menjadi sekitar nol atau negatif (Bagian 7.4).

Rekomendasi: layak bersyarat. Jalankan pilot terbatas untuk P1. Luncurkan hanya jika uji keamanan lolos, ada mitra chip, dan harga tervalidasi.


1. Pendahuluan

1.1 Latar Belakang

[Jelaskan sejarah singkat pengembangan teknologi oleh tim: kapan dimulai, tujuan awal, sumber pendanaan (internal/hibah), dan alasan sekarang dievaluasi untuk komersialisasi.]

1.2 Tujuan

1.3 Alur Penyusunan

Laporan 1
peluang & pasar

Pemetaan ke
peluang produk

Pemaparan &
dokumen tim

Profil
teknologi

Penilaian
TRL

Analisis
gap

Finansial &
risiko

Rekomendasi
go / no-go

Gambar: Laporan ini dibangun dari hasil Laporan 1 dan pemaparan tim teknis.

1.4 Sumber Informasi

Sumber Keterangan
Pemaparan tim teknis [Tanggal, peserta]
Dokumen teknis [Arsitektur, spesifikasi, hasil uji]
Demo/prototipe [Ya/Tidak, catatan]
Laporan 1 Analisis pasar dan peluang umum

2. Profil Teknologi Tim

2.1 Deskripsi Umum

Sistem terdiri dari tiga komponen:

Komponen Deskripsi Status
Applet "ID-Core" Penyimpanan identitas, PIN, pasangan kunci ECC P-256, tanda tangan digital Berjalan di kartu uji
Applet "Access" Autentikasi nirkontak untuk pembaca pintu (challenge-response AES) Prototipe
Card Management Portal Aplikasi web untuk penerbitan, blokir, dan pencabutan kartu Versi beta

Kartu Java Card

Applet ID-Core
PIN, kunci ECC, tanda tangan

Applet Access
challenge-response AES

Pembaca pintu
nirkontak

Pembaca PC/SC
login & tanda tangan

Card Management Portal
penerbitan, blokir, cabut

Database & PKI

Gambar: Arsitektur sistem.

2.2 Spesifikasi Teknis (diisi dari pemaparan)

Item Detail
Lapisan yang dibangun Applet saja, di atas OS Java Card bawaan chip NXP (kritis untuk lisensi Oracle, lihat Risiko)
Versi Java Card 3.0.4 Classic
Chip yang diuji NXP J3H145 (JCOP3, Java Card 3.0.4, GlobalPlatform 2.2.1, hingga 144 KB EEPROM)1
Antarmuka Kontak ISO 7816 dan nirkontak ISO 14443
Algoritma kripto AES-128, ECC P-256, SHA-256
Ukuran applet ± 18 KB
Standar yang diikuti GlobalPlatform 2.2.1, PKCS#15 parsial
Kepemilikan kode [Internal penuh / ada komponen open-source (lisensi apa?)]

2.3 Keunikan / Diferensiasi


3. Penilaian Kesiapan Teknologi (TRL)

TRL Definisi Status
1 sampai 3 Riset dasar dan bukti konsep Selesai
4 Validasi komponen di laboratorium Selesai
5 Validasi di lingkungan relevan Posisi saat ini
6 Demonstrasi prototipe sistem di lingkungan relevan Belum
7 Demonstrasi di lingkungan operasional (pilot) Belum
8 Sistem lengkap dan terkualifikasi Belum
9 Terbukti di operasi nyata Belum

Dasar penilaian: Applet telah diuji di kartu fisik dan berhasil berkomunikasi dengan pembaca PC/SC dan portal, namun belum diuji dengan pengguna nyata atau pembaca pintu komersial.


Tingkat kesiapan teknologi (TRL)TRL 1 (tercapai)TRL 1TRL 2 (tercapai)TRL 2TRL 3 (tercapai)TRL 3TRL 4 (tercapai)TRL 4TRL 5 (tercapai)TRL 5TRL 6TRL 6TRL 7TRL 7TRL 8TRL 8TRL 9TRL 9Posisi saat iniRisetTerbukti di operasi
Gambar 1. Posisi kesiapan teknologi saat ini.

4. Pemetaan Teknologi ke Peluang Produk

Menggunakan daftar peluang dari Laporan 1:

Peluang (Laporan 1) Kecocokan teknologi tim Komponen yang bisa dipakai ulang Pekerjaan tambahan
P1 Kartu identitas & akses korporat Tinggi ID-Core, Access, Portal Integrasi pembaca pintu, absensi
P8 Kartu tanda tangan elektronik Tinggi ID-Core (PKI) Kepatuhan PSrE, sertifikasi CC
P3 Kartu kampus Sedang sampai tinggi ID-Core, Access, Portal Modul dompet/saldo
P2 Token FIDO2 Sedang Modul kripto ECC Implementasi CTAP2 (bisa merujuk applet open-source MIT yang lulus suite uji FIDO3); sertifikasi FIDO US$6.000 sampai 9.000 + uji lab4
P7 SE untuk IoT Rendah Modul kripto Form factor dan protokol berbeda
P5 Kartu NSICCS Rendah Hampir tidak ada Applet pembayaran dari nol, sertifikasi berat

Kandidat prioritas: P1 (jangka pendek), P8 dan P3 (jangka menengah).


5. Analisis Gap

Area Kondisi saat ini Kondisi yang dibutuhkan Gap Tingkat
Fitur Fitur inti ada Integrasi pembaca pintu & absensi komersial Konektor ke 2 sampai 3 merek pembaca populer Sedang
Keamanan Uji internal Uji penetrasi pihak ketiga, code review Belum ada Tinggi
Sertifikasi Tidak ada P1: tidak wajib; P8: CC + PSrE Besar untuk P8 Tinggi (P8)
Rantai pasok Kartu developer eceran (± US$8 sampai 12 per kartu5) Kontrak pasokan chip/kartu volume Belum ada mitra Tinggi
Personalisasi Manual Personalisasi massal (mitra atau mesin) Belum ada Sedang
Dokumentasi Catatan internal Manual pengguna, API, SOP penerbitan Belum siap produksi Sedang
Tim 2 developer + security, support, sales 2 sampai 3 orang (patokan median gaji SE Jakarta Rp 13,8 juta/bulan6) Sedang
Komersial Belum ada klien Minimal 2 pilot berbayar Belum ada Sedang
HKI Belum terdaftar Hak cipta program terdaftar (DJKI) Pendaftaran Rendah

6. Produk Prioritas: Kartu Identitas & Akses Korporat (P1)

6.1 Deskripsi Produk

Paket solusi berisi kartu pintar multi-fungsi, portal manajemen (cloud atau on-premise), dan integrasi pembaca. Satu kartu untuk akses pintu, absensi, login komputer, dan tanda tangan dokumen internal.

6.2 Target Pasar

Segmen Contoh Kebutuhan utama
BUMN & anak usaha [Contoh] TKDN, data di dalam negeri
Rumah sakit [Contoh] Akses area terbatas, jejak audit
Kampus [Contoh] Volume besar, biaya per kartu rendah
Kawasan industri/pabrik [Contoh] Akses & absensi ribuan pekerja

6.3 Proposisi Nilai vs Kompetitor

Aspek Produk tim Kartu akses biasa (MIFARE, dll.) Solusi vendor global
Keamanan kripto (penilaian penyusun) Tinggi Rendah sampai sedang Tinggi
Tanda tangan digital Ya Tidak Ya
Harga Sedang Rendah Tinggi
Kustomisasi & dukungan lokal Tinggi Sedang Rendah
Nilai TKDN Tinggi Bervariasi Rendah

6.4 Model Bisnis

Sumber pendapatan Skema
Penjualan kartu Per kartu (termasuk personalisasi)
Lisensi portal Langganan tahunan per organisasi
Implementasi Biaya proyek sekali (integrasi, instalasi)
Dukungan Kontrak pemeliharaan tahunan

6.5 Strategi Go-to-Market

  1. Pilot gratis/diskon dengan 1 sampai 2 organisasi yang punya relasi dengan perusahaan.
  2. Studi kasus dan testimoni dari pilot.
  3. Kemitraan dengan integrator sistem keamanan gedung dan vendor pembaca.
  4. Pendaftaran di e-Katalog LKPP untuk pengadaan pemerintah.

7. Proyeksi Finansial Produk Prioritas (ilustratif)

7.1 Investasi Tambahan untuk Komersialisasi

Item Estimasi
Penyelesaian fitur & integrasi pembaca (6 bulan) Rp [300 juta] (Dasar: ± 2,5 orang x Rp 20 juta fully loaded x 6 bulan)
Uji penetrasi & code review pihak ketiga Rp [120 juta] (asumsi; minta penawaran lab)
Dokumentasi, legal, HKI Rp [50 juta]
Stok awal kartu & peralatan personalisasi Rp [100 juta]
Pilot & pemasaran awal Rp [80 juta]
Total Rp [650 juta]
Komposisi investasi tambahan komersialisasi P1Fitur & integrasi pembaca: Rp 300 juta (46%)46%Uji penetrasi & code review: Rp 120 juta (18%)18%Stok kartu & personalisasi: Rp 100 juta (15%)15%Pilot & pemasaran: Rp 80 juta (12%)12%Dokumentasi, legal, HKI: Rp 50 juta (8%)Fitur & integrasi pembaca: Rp 300 jtUji penetrasi & code review: Rp 120 jtStok kartu & personalisasi: Rp 100 jtPilot & pemasaran: Rp 80 jtDokumentasi, legal, HKI: Rp 50 jtTotal Rp 650 juta
Gambar 2. Data: tabel 7.1.

Biaya riset yang sudah dikeluarkan tim (sunk cost) tidak dimasukkan dalam perhitungan kelayakan investasi tambahan, namun dicatat sebagai nilai aset teknologi.

7.2 Proyeksi Arus Kas (Rp juta)

Tahun 0 1 2 3
Pendapatan 0 900 2.400 4.800
HPP 0 (350) (950) (1.900)
Opex 0 (600) (800) (1.100)
Investasi (650) 0 0 0
Arus kas bersih (650) (50) 650 1.800
Arus kas kumulatif produk prioritas (ilustratif)-50005001.0001.500Tahun 0: Rp -650 juta-650Th 0Tahun 1: Rp -700 juta-700Th 1Tahun 2: Rp -50 juta-50Th 2Tahun 3: Rp 1.750 juta1.750Th 3Titik impas ± 2,0 tahunRp juta
Gambar 3. Merah = negatif, biru = positif. Data: tabel 7.2.

7.3 Indikator (sebelum pajak)

Indikator Hasil
NPV (12%, 3 tahun) Rp [± 1,1 miliar] (tingkat diskonto: BI-Rate 5,75%7 + premi risiko ± 6%)
Payback period [± 2,0 tahun]

7.4 Analisis Sensitivitas

Skenario Asumsi perubahan NPV (12%) Payback
Dasar Rp 1,1 miliar 2,0 tahun
Volume turun 30% Pendapatan dan HPP x 0,7 ± Rp 0 2,7 tahun
Harga jual turun 20% Pendapatan x 0,8 minus Rp 0,1 miliar 2,8 tahun
Pilot tertunda 6 bulan Pendapatan dan HPP tahun 1 x 0,5 Rp 0,9 miliar 2,2 tahun
Biaya chip naik 25% HPP x 1,25 Rp 0,5 miliar 2,3 tahun

Artinya: proyek ini lebih rapuh daripada Laporan 1 karena horizonnya hanya 3 tahun. Penurunan harga atau volume saja sudah menghapus NPV. Keterlambatan pilot paling bisa ditoleransi. Validasi harga dengan calon pelanggan adalah syarat utama sebelum peluncuran.

NPV
IRR
Payback

Simulasi interaktif. Contoh: volume turun 30% = pendapatan 70% dan HPP 70%. Model sama dengan tabel 7.2.

---|---| | Volume turun 30% | [Hitung] | | Harga jual turun 20% | [Hitung] | | Pilot tertunda 6 bulan | [Hitung] | | Biaya chip naik 25% | [Hitung] |


8. Analisis Risiko Spesifik

Risiko Probabilitas Dampak Mitigasi
Ditemukan kerentanan saat uji pihak ketiga Sedang Tinggi Alokasikan waktu & anggaran perbaikan sebelum pilot
Ketergantungan pada 1 sampai 2 developer kunci Tinggi Tinggi Dokumentasi, transfer pengetahuan, rekrut tambahan
Chip yang diuji tidak tersedia dalam volume Sedang Tinggi Uji portabilitas ke chip alternatif sejak awal
Integrasi dengan pembaca pihak ketiga sulit Sedang Sedang Mulai dari pembaca berprotokol terbuka
Pilot tidak berlanjut ke kontrak berbayar Sedang Sedang Tetapkan kriteria sukses pilot dan harga sejak awal
Masalah lisensi komponen open-source atau Java Card Rendah (jika applet di chip vendor berlisensi); Tinggi (jika tim membangun OS/VM Java Card sendiri) Tinggi Audit lisensi seluruh dependensi; konfirmasi bahwa distribusi produk Java Card dilakukan lewat vendor chip berlisensi Oracle8

9. Roadmap Komersialisasi

Fase Periode Kegiatan utama Keluaran
1. Penguatan Bulan 1 sampai 3 Tutup gap keamanan, portabilitas chip, dokumentasi TRL 6
2. Pilot Bulan 4 sampai 6 Pilot di 1 sampai 2 organisasi TRL 7, studi kasus
3. Peluncuran Bulan 7 sampai 9 Kontrak pasokan, e-Katalog, kemitraan integrator Produk komersial P1
4. Ekspansi Bulan 10+ Kartu kampus (P3), persiapan sertifikasi P8 Lini produk kedua

Roadmap komersialisasiBln 0Bln 3Bln 6Bln 9Bln 121. Penguatan1. Penguatan: bulan 1 sampai 3Bln 1-32. Pilot2. Pilot: bulan 4 sampai 6Bln 4-63. Peluncuran3. Peluncuran: bulan 7 sampai 9Bln 7-94. Ekspansi4. Ekspansi: bulan 10 sampai 12+Bln 10-12+
Gambar 4. Fase 4 berlanjut setelah bulan 12. Data: tabel Bagian 9.

10. Kesimpulan dan Rekomendasi

10.1 Ringkasan Penilaian

Aspek Penilaian
Kesiapan teknologi TRL 5, fondasi kuat
Kecocokan pasar Tinggi untuk P1, P8, P3
Gap Sedang, dapat ditutup dalam 6 sampai 9 bulan
Finansial Layak dengan investasi tambahan terbatas
Risiko Sedang, terutama SDM kunci dan keamanan

10.2 Keputusan

OS/VM sendiri

applet di chip vendor berlisensi

tidak

ya

tidak

ya

tidak

ya

Yang dibangun tim:
applet atau OS/VM Java Card?

Perlu lisensi komersial & TCK Oracle:
hitung ulang biaya dan waktu

Lulus uji penetrasi
tanpa temuan kritis?

Perbaiki & uji ulang

Ada mitra pasokan chip
dengan komitmen volume?

Cari vendor lain,
tunda peluncuran

Ada organisasi
bersedia pilot?

Lewat 6 bulan: evaluasi ulang
atau lisensikan teknologi

GO: komersialisasi P1

Gambar: Pohon keputusan komersialisasi P1. Pertanyaan lisensi dijawab saat pemaparan tim (Lampiran A, Q1).

Layak bersyarat (Conditional Go) untuk komersialisasi P1, dengan syarat:

  1. Lulus uji penetrasi pihak ketiga tanpa temuan kritis.
  2. Terdapat minimal satu mitra pasokan chip/kartu dengan komitmen volume.
  3. Minimal satu organisasi bersedia menjalankan pilot.

Jika syarat tidak terpenuhi dalam [6 bulan], evaluasi ulang atau pertimbangkan model lisensi teknologi ke pihak ketiga.


Daftar Pustaka

Lampiran

A. Daftar Pertanyaan untuk Pemaparan Tim Teknis

Teknologi

  1. Yang dibangun tim itu applet yang berjalan di atas chip dan OS Java Card dari vendor (NXP, Infineon, dll.), atau OS/virtual machine Java Card sendiri? Jawaban ini menentukan kebutuhan lisensi Oracle: applet di chip vendor berlisensi umumnya aman; implementasi Java Card sendiri memerlukan lisensi komersial dan TCK dari Oracle9. Setelah itu: applet apa saja yang sudah dibuat, dan fungsi masing-masing?
  2. Versi Java Card dan chip apa yang dipakai untuk pengujian? Sudah diuji di lebih dari satu chip?
  3. Algoritma kripto dan protokol apa yang digunakan? Ada standar yang diikuti (GlobalPlatform, PKCS#15, FIDO, dll.)?
  4. Bagaimana arsitektur backend/manajemen kartunya?
  5. Apa saja yang sudah berjalan vs masih rencana? Bisa demo?

Pengujian & keamanan 6. Pengujian apa yang sudah dilakukan (fungsional, performa, keamanan)? 7. Pernah ada review keamanan atau uji penetrasi dari pihak luar? 8. Bagaimana kunci kriptografi dan kunci GlobalPlatform dikelola?

Kepemilikan & sumber daya 9. Siapa pemilik kode? Ada komponen open-source atau pihak ketiga (lisensinya)? 10. Berapa orang yang terlibat, dan seberapa tergantung pada orang tertentu? 11. Berapa biaya dan waktu yang sudah dihabiskan sejauh ini?

Arah produk 12. Menurut tim, produk/use case apa yang paling cocok? 13. Sudah ada calon pengguna atau pihak yang tertarik? 14. Apa kendala terbesar saat ini? 15. Ada target sertifikasi tertentu?

B. Notulen Pemaparan Tim Teknis

[Tanggal, peserta, ringkasan poin]

C. Detail Perhitungan Finansial

[Lampirkan spreadsheet]

D. Glosarium

[APDU, CMS, CTAP, GP, PKI, PSrE, SE, TRL, TKDN, dll.]


  1. CardLogix, NXP JCOP3 J3H145 Java Card 3.0.4 Dual-Interface: https://www.cardlogix.com/product/nxp-jcop3-j3h145-java-card-3-0-4-dual-interface/↩︎

  2. Kompas, "Simak Aturan Baru TKDN Pemerintah" (12 September 2025): https://money.kompas.com/read/2025/09/12/063000126/simak-aturan-baru-tkdn-pemerintah-ini-cara-hitung-hitungannya↩︎

  3. BryanJacobs, FIDO2Applet (GitHub): https://github.com/BryanJacobs/FIDO2Applet↩︎

  4. FIDO Alliance, User Authentication Certification Fees: https://fidoalliance.org/certification/user-authentication-certification-registration-fees/↩︎

  5. CardLogix, NXP JCOP 4 SECID Java Card 3.0.5 Classic: https://www.cardlogix.com/product/nxp-jcop-4-java-card-3-0-5-classic/↩︎

  6. Glassdoor, Software Engineer Salary in Jakarta 2026: https://www.glassdoor.com/Salaries/jakarta-indonesia-software-engineer-salary-SRCH_IL.0,17_IM1045_KO18,35.htm↩︎

  7. Bank Indonesia, siaran pers "BI-Rate Naik 25 bps Menjadi 5,75%": https://www.bi.go.id/id/publikasi/ruang-media/news-release/Pages/sp_2812626.aspx↩︎

  8. Oracle, Java Card 3.0.5 Licensing Information User Manual: https://oracle.com/docs/tech/oracle-java-card-305-licensing-information-user-manual.pdf↩︎

  9. Oracle, Java Card 3.0.5 Licensing Information User Manual: https://oracle.com/docs/tech/oracle-java-card-305-licensing-information-user-manual.pdf↩︎